Bentuk Nasionalisme
Ada enam bentuk nasionalisme, yaitu:
Nasionalisme Kewarganegaraan (Nasionalisme Sipil)
Nasionalisme saat negara memperoleh kebeneran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, kehendak rakyatm atau perwakilan politik.
Nasionalisme Etnis
Sejenis semangat kebangsaan saat negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat.
Nasionalisme Romantik/Organik/Identitas
Negara memperoleh kebenaran politik secara semula jadi (organik) hasil dari bangsa atau ras menurut semangat romantisme.
Nasionalisme Budaya
Bentuk nasionalisme saat negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya “sifat keturunan” seperti warna kulit, ras, dan sebagainya.
Nasionalisme Kenegaraan
Variasi nasionalisme kewarganegaraan selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis.
Perasaan nasionalistis adalah kuat sehingga diberi keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan.
Nasionalisme Agama
Bentuk nasionalisme saat negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama.











