Lanjut Bima menjelaskan, nantinya putra dan puteri daerah terbaik itu akan bersaing dengan anak-anak dari kota lain se Indonesia, akan dilakukan assesment dengan kategori environment, social ability dan digital creative .
“Nanti anak-anak tersebut akan berkompetisi sepanjang tahun. Juni nanti mereka akan berkumpul di kota Padang, tetapi itu baru awal dan bulan Desember akan ditentukan pemenangnya,” jelas Bima.
Nantinya, pemenang dalam kompetisi itu akan diberikan hadiah berupa pemberian modal, bea siswa dan lain sebagainya.
“Ini adalah mimpi kita dalam merangkul anak-anak muda menjadi mitra pemerintah kota kolaborasi dan harapan kita ada diantara mereka meneruskan amanah sebagai walikota di kota masing-masing,” pungkasnya (CR)











