Deretan Perangkap Sadis di Film SAW X
Tidak dapat disangkal bahwa penggemar seri “Saw” selalu menantikan kemunculan jebakan-jebakan baru yang siap menguji para korban hingga batas kemanusiaan mereka. Setelah pengalaman yang menggelisahkan dengan “The Subway Trap” dan “The Hot Wax Trap” dalam “Spiral: From the Book of Saw” (2021), “Saw X” kali ini memilih pendekatan yang lebih sederhana namun tak kalah mematikan dalam menghadirkan jebakan-jebakan mengerikan.
Mulai dari “Pipe Bomb Trap” yang memaksa korban untuk mencongkel tangannya sendiri hingga “Brain Surgery Trap” yang memerlukan korban untuk mengambil jaringan otak mereka sendiri untuk ditimbang, semuanya dijamin akan membuat bulu kuduk merinding. Bahkan, “Saw X” tidak ragu-ragu untuk melibatkan seorang anak dalam salah satu permainan mengerikannya menjelang akhir cerita.
Semua momen mengerikan ini didukung oleh sinematografi yang brilian dari Nick Matthews (Spoonful of Sugar) yang mampu menggambarkan luka, darah, dan potongan tubuh dengan sangat detail. Ditambah lagi dengan desain suara yang cemerlang yang berhasil menangkap teriakan penuh penderitaan dari para karakter, “Saw X” dengan mudah bisa dianggap sebagai pengalaman sinematik yang paling mengganggu di tahun ini.
Bagaimana Chemistry Shawnee Smith dan Tobin Bell di Film SAW X?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Saw X memiliki pendekatan yang lebih berfokus pada narasi daripada mengejar pengalaman mencekam dengan adegan gore, sehingga karakter-karakter dalam film ini diberikan lebih banyak kedalaman. Sebagai contoh, karakter Cecilia telah diberikan latar belakang yang memadai, yang membuatnya menjadi karakter yang bisa lebih terkait dan bahkan dibenci oleh penonton. Berkat hal ini, karakter John Kramer alias Jigsaw, yang sebelumnya selalu dianggap sebagai antagonis yang kejam, muncul sebagai protagonis dalam Saw X. Penampilan memukau dari Tobin Bell membantu karakter ikonik ini menjadi lebih manusiawi, terutama di bagian pertama ketika John menghadapi dilema akibat penyakitnya, dan mengeksplorasi prinsip-prinsip moral yang penuh ambiguitas.
Ketika Shawnee Smith, yang sebelumnya bermain bersama Bell dalam Saw VI (2009), kembali dalam peran Amanda Young, dia bukan hanya mencuri perhatian dengan humor yang gelap, tetapi juga berhasil membentuk hubungan yang hangat dan bercampur dengan Bell, menciptakan chemistry yang luar biasa antara karakter anak dan ayah. Jadi, di balik elemen horor film ini, ada momen-momen emosional yang mungkin tidak diduga oleh penonton.











