5W1HIndonesia.id, Metro – Wali Kota Metro, Wahdi meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menerapkan aturan yang rumit dalam melayani masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Wahdi sebagai komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mewujudkan Smart City alias kota cerdas.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun masterplan Smart City dan melakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh OPD yang berlangsung di aula Pemkot setempat pada Kamis (12/10/2023) lalu.
“Pemerintah itu dalam memberikan pelayanan di era kemajuan teknologi, dengan sistem pemerintah berbasis elektronik. Betul-betul memberikan pelayanan yang terbaik sajalah, efisien, efektif, transparan dan tidak ada ruwet-ruwetnya,” tutur dia kepada awak media, Senin (16/10/2023).
Wahdi menyebut bahwa dengan penerapan Smart City maka pelayanan masyarakat yang akan diberikan dapat berjalan secara transparan, efektif dan sesuai harapan masyarakat.
“Untuk mewujudkan Metro Smart City, maka seluruh OPD telah menandatangani komitmen tersebut menuju Metro Smart City. Ini akan efektif dan efisien untuk kebaikan masyarakat. Ini komitmen bersama, bagaimana kita membangun dan menjadikan Kota Metro menjadi Smart City,” ujarnya.
Wahdi menilai, mewujudkan Smart City merupakan hal penting sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Smart City diwujudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pelayanan tersebut diberikan dengan mengikuti kemajuan teknologi saat ini. Apa yang akan kita berikan, ya pelayanannya. Pelayanan kepada masyarakat dengan kemajuan teknologi,” jelasnya.
Dirinya juga mencontohkan bahwa Kota Metro telah memiliki Mall Pelayanan Publik (MPP). Yang mana, pelayanan masyarakat yang disajikan di dalam MPP tersebut telah berbasis digital.
“Dalam mewujudkan pelayanan tersebut Kota Metro telah memiliki MPP. Kita punya MPP, itu salah satu juga MPP digital kita dan kita ingin berlanjut,” paparnya.











