Sementara itu, Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menegaskan bahwa petugas Yantek memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Keandalan listrik sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan penanganan di lapangan. Oleh karena itu, setiap personel Yantek harus memiliki kompetensi yang terstandar serta komitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” beber Anas.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja penanganan gangguan listrik secara berkelanjutan melalui langkah yang lebih fokus, terukur, dan berbasis prioritas.
“Setiap tim harus memahami karakteristik wilayahnya, mengidentifikasi titik rawan gangguan, serta memastikan setiap penanganan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” imbubnya.
Akademi Yantek diisi dengan berbagai materi dan praktik lapangan, meliputi penguatan peran Yantek dalam menjaga keandalan sistem, budaya K3L dan zero accident, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta praktik teknis seperti PS4 dan pemanfaatan peralatan modern seperti earth tester, insulation tester, hingga teknologi drone untuk inspeksi jaringan.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Metro menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang prima melalui SDM yang unggul, profesional, dan adaptif, sejalan dengan prinsip kerja cerdas, efektif, dan tuntas serta mendukung keandalan listrik yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Rls/SA)











