Bandar LampungEKBISLampung

Sejumlah Pedagang Positif Covid-19, Aktivitas Pasar Pasir Gintung Ditutup Hari Ini

22
×

Sejumlah Pedagang Positif Covid-19, Aktivitas Pasar Pasir Gintung Ditutup Hari Ini

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung Aktivitas di Pasar Pasir Gintung Kota Bandar Lampung dilaksanakan penutupan pada Jumat (16/7/2021).

Penutupan dilakukan hanya sehari saja akibat beberapa pedagang di pasar tersebut terkonfirmasi reaktif Covid-19.

“Penutupan kita cuman satu hari ini aja. Besok kita bisa kembali buka lagi,” terang Adiansyah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, alasan penutupan pasar akibat sejumlah pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga  Peletakan Batu Pertama Masjid di Labuhan Ratu, Herman HN Ajak Masyarakat Besarkan Umat Islam

“Ini dikarenakan kan kemarin ibu wali kota dan Forkopimda ke sini mengambil sampel untuk swab antigen ternyata ada beberapa yang reaktif,” bebernya.

Oleh karenanya, pihaknya mengadakan penyemprotan disinfektan satu hari ini. Penyemprotan dilakukan sebanyak tiga kali.

“Jadi ya kita mintakan kepada para pedagang hanya satu hari saja kita lakukan penutupan ini, kemudian besok sudah bisa berdagang kembali,” paparnya.

“Kalau masih ada barang-barang pedagang kan nanti terkena disinfektan penyemprotan itu nanti gak bagus juga untuk makanannya,” lanjutnya.

Baca Juga  Satgas BUMN Lampung Distribusikan 4.000 Masker Kepada Masyarakat

Awalnya memang ada penolakan dari pedagang terkait dengan penutupan, sambung dia, namun pihaknya coba memberi pengertian bahwasannya ini untuk kepentingan mereka juga.

“Karena kalau mereka terkena virus Covid-19 ini mereka bisa menyebarkan ke pedagang lain ataupun pembeli dan nanti mereka pulang ke rumah membawa virus itu ke keluarganya di rumah,” jelasnya.

Lanjut Adiansyah mengatakan bahwa pihaknya terkait dengan kondisi pasar lainnya, kemarin sudah menyebarkan beberapa tim.

Baca Juga  Sinergi Pemprov Lampung dan ITERA, Langkah Nyata Mewujudkan Lampung sebagai Lumbung Pangan dan Inovasi Teknologi

Penyemprotan juga sudah dilakukan namun kurang maksimal jika masih banyak pedagangnya.

“Nah, kalau mereka tutup sekarang kan penyemprotan lebih maksimal,” ucapnya.

“Dan yang di sini yang nyatanya positifnya ditemukan lebih banyak. Sementara, Di pasar lain kan ditemukan positif hanya satu dua sehingga bisa ditolerir,” tandasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *