“Kalau Lampung ini secara spesifik aman, terutama di tempat-tempat wisata dan mengenai aktivitas anak krakatau kita akan berkoordinasi dengan BMKG untuk memberikan peringatan dini dan kita bisa pantau dari pusat untuk segera melakukan aksi,” paparnya.
Selanjutnya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menjelaskan kesiapannya untuk mendukung kelancaran arus balik dan arus mudik Nataru 2024.
“Kemarin kita sudah melaksanakan gelar pasukan di Mapolda Lampung dan kita telah menyiapkan posko-posko statis, mobile dan yang bersifat monitoring dan Gayam akan menjadi zona Buffering,” ucap Bambang Sumbogo.
Lebih lanjut, Bambang Sumbogo menerangkan bahwa dalam pengecekan seluruh personel dan posko-posko serta layanan moda transportasi darat, laut dan udara sampai saat ini terpantau normal.
Dinas Perhubungan Provinsi Lampung juga telah mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang dengan menambah jumlah kapasitas pada seluruh moda transportasi, baik moda transportasi darat seperti bus dan kereta api dengan menambah jumlah gerbong kereta api, moda transportasi laut dengan menambah jumlah kapal laut yang beroperasi termasuk memberdayakan pelabuhan penyeberangan Panjang.
“Untuk moda transportasi udara, Dinas Perhubungan telah berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan dan PT Angkasa Pura,” pungkasnya. (Rls/SA)











