Bandar LampungEKBISLampung

Siap Amankan Kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri 2026, PLN UID Lampung Siagakan 106 Posko dan Ribuan Personel

246
×

Siap Amankan Kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri 2026, PLN UID Lampung Siagakan 106 Posko dan Ribuan Personel

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID)) Lampung menggelar Apel Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 H Tahun 2026 sebagai bentuk kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, Sabtu (14/3/2026).

Apel siaga ini sekaligus menandai dimulainya masa siaga kelistrikan yang berlangsung pada 14 hingga 28 Maret 2026.

General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen PLN untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal guna mendukung aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Baca Juga  Kolaborasi, PLN dan Mitra Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan

“Melalui Apel Siaga ini, kami memastikan seluruh personel, peralatan, dan sistem kelistrikan berada dalam kondisi siap siaga. PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ucap Rizky.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Dampingi Presiden Jokowi Kunjungi RSUD dr. H. Bob Bazar

Ia menambahkan, secara sistem kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung saat ini berada dalam status normal dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 1.566 MW, beban puncak 1.250 MW, serta cadangan daya sebesar 316 MW atau sekitar 25,2 persen.

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari assessment jaringan, pemeliharaan preventif, hingga pembatasan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan selama periode siaga, kecuali dalam kondisi darurat.

Baca Juga  Ramadan Tiba, BSN Minta Masyarakat Cerdas Pilih Produk ber-SNI

Dalam masa siaga ini, PLN UID Lampung menyiagakan 106 posko siaga yang didukung oleh 157 pegawai PLN dan 1.311 tenaga alih daya (TAD) yang akan bertugas menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja.

Selain kesiapan personel, PLN juga melakukan gelar peralatan siaga untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi optimal.