5W1HINDONESIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Menyambut lonjakan pemudik pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyatakan kesiapan penuh.
Sebanyak 2.499 personel gabungan disiagakan untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang di seluruh wilayah operasional Lampung hingga Sumatera Selatan.
Kesiapan ini dikukuhkan melalui Apel Pasukan Angkutan Lebaran yang digelar pada Sabtu (14/03/2026).
Langkah ini menjadi bukti komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal selama periode mudik dan arus balik.
Rincian Sebaran Personel KAI Divre IV
Ribuan personel tersebut dibagi ke dalam berbagai unit vital guna memastikan tidak ada celah dalam operasional perjalanan kereta api:
- Operasional & Pelayanan: 462 petugas train crew (awak sarana) dan 537 pegawai stasiun non-crew disiagakan untuk melayani penumpang secara langsung.
- Prasarana & Teknis: 870 personel unit Jalan Rel dan Jembatan (JJ) serta 103 personel Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (Sintel) fokus menjaga keandalan jalur serta sistem komunikasi.
- Keamanan Ketat: Sebanyak 327 personel pengamanan (Polsuska, Babin, dan Security) dikerahkan—jumlah ini meningkat 9% dibandingkan tahun 2025.
- Kesehatan & Informasi: 30 tenaga kesehatan serta 30 petugas Customer Service dan loket siap membantu kebutuhan penumpang di stasiun.
Fokus Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Menyadari tingginya risiko di perlintasan sebidang saat mobilitas warga meningkat, KAI Divre IV menambah jumlah Petugas Penjaga Jalur Lintas (PJL) ekstra.
Tahun ini, sebanyak 140 petugas PJL ditempatkan di 45 lokasi strategis. Angka ini naik signifikan dibanding tahun lalu yang hanya menyiagakan 123 petugas di 41 titik.
“Seluruh personel dari berbagai bidang telah disiagakan untuk memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy.
Durasi Masa Posko Lebaran 2026
Masa Posko Angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Selama periode ini, KAI tidak hanya mengandalkan internal, tetapi juga berkolaborasi dengan unsur eksternal seperti:
- TNI dan Polri.
- Komunitas Pencinta Kereta Api (Railfans Baradipat).
- Relawan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
“Dengan sinergi ini, KAI Divre IV Tanjungkarang optimistis dapat memberikan pengalaman mudik yang berkesan bagi masyarakat, dengan mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkas Hendy.











