Berbagai peralatan pendukung disiagakan, di antaranya 175 unit mobil operasional, 84 unit sepeda motor, 5 unit crane, 25 unit genset, 6 unit UPS, serta 77 unit unit gardu bergerak (UGB) yang siap digunakan apabila diperlukan dalam penanganan gangguan kelistrikan.
“Selain kesiapan personel, kami juga menyiapkan berbagai peralatan operasional seperti mobil pelayanan teknik, genset, UPS, hingga unit gardu bergerak agar apabila terjadi gangguan dapat ditangani dengan cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” imbuh Rizky.
PLN UID Lampung juga menyiagakan 3 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang terdiri dari 22 personel untuk melakukan penanganan pekerjaan jaringan tanpa memadamkan aliran listrik, sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.
Sebagai bagian dari pengamanan kelistrikan, PLN turut memastikan keandalan pasokan listrik di berbagai lokasi prioritas seperti tempat ibadah, bandara, pelabuhan, pusat keramaian, terminal, serta lokasi kegiatan masyarakat lainnya.
Pemeriksaan instalasi juga telah dilakukan di 75 lokasi prioritas guna memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman.
“PLN juga memastikan keandalan listrik di berbagai lokasi prioritas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan tenang, nyaman, dan penuh khidmat,” pungkas Rizky.
Dengan kesiapan sistem kelistrikan, personel siaga, serta dukungan peralatan operasional yang memadai, PLN UID Lampung optimistis dapat menjaga keandalan pasokan listrik sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang dan nyaman. (Rls/SA)











