Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mengalokasikan dana zakat melalui Baznas untuk membantu biaya pendidikan pelajar dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter serta peningkatan akses lulusan menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Saat ini, angka kelulusan pelajar Lampung yang melanjutkan ke jenjang kuliah baru mencapai 22 persen, masih di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 28 persen.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru, dalam acara tersebut Gubernur memberikan penghargaan khusus kepada Kepala SMA Negeri 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, yang berhasil mengantarkan 100 persen siswanya masuk ke PTN.
Apresiasi serupa diberikan kepada Kepala SMA Negeri 1 Tegineneng, Meri Juwita, yang sukses meloloskan 99 persen siswanya ke PTN dan dunia kerja internasional.
Sebagai hadiah atas capaian tersebut, Gubernur memberikan beasiswa pendidikan penuh bagi anak Hendra Putra dan hadiah ibadah umrah bagi Meri Juwita.
”Saya titip harapan orang tuanya di sekolah-sekolah Bapak Ibu sekalian. Tolong bantu saya, didik anak-anak murid kita dengan hati, dengan kasih sayang, dan ketulusan. Ini adalah tugas khusus kita untuk melahirkan generasi emas,” pungkas Gubernur Mirza. (Rls/SA)











