5W1HINDONESIA.ID, TRAVEL – Situs Megalitikum Gunung Padang merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah di Indonesia yang cukup populer. Lokasi wisata satu ini memiliki luas kurang lebih 3 hektare dengan menawarkan berbagai pesona menakjubkan.
Gunung Padang sendiri cocok menjadi tempat bagi orang yang ingin menambah pengetahuan dan sejarah Indonesia. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait Gunung Padang, yuk simak pembahasan berikut.
Jam Buka dan Tarif Masuk Situs Megalitikum Gunung Padang
Situs Gunung Padang merupakan gunung dengan ketinggian 885 mdpl di mana kuat dugaan terdapat piramida yang terkubur. Tempat wisata satu ini disebut-sebut sebagai situs megalitikum terbesar yang ada di Asia Tenggara.
Lokasinya berada di Desa Campaka, Cianjur, Jawa Barat dan menjadi tempat bagi para peneliti yang haus akan ilmu pengetahuan baru. Rute terdekat yang bisa dilalui jika ingin berkunjung adalah dari Sukabumi dengan jarak sekitar 23 km atau waktu perjalanan kurang lebih satu jam.
Sementara dari arah Cianjur, jaraknya 30 km dengan waktu tempuh satu jam lebih. Untuk jam operasional, situs Gunung Padang buka setiap hari, mulai Senin hingga Kamis dan Sabtu hingga Minggu, dari pukul 08.00 WIB sampai 16.30 WIB sedangkan hari Jumat pukul 13.00 WIB sampai 16.30 WIB.
Sama seperti beberapa objek wisata sejarah lainnya, Gunung Padang tidak menetapkan tarif yang mahal untuk para pengunjung. Pada pos pertama, pengunjung perlu membayar uang sebesar Rp5.000 dan Rp5.000 sebagai tiket masuk utama.
Jika berkunjung ke Gunung Padang, pengunjung tak perlu khawatir mengenai fasilitas yang disediakan. Pasalnya, tempat wisata Gunung Padang memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti area parkir, kamar mandi umum, mushola, tempat makan, hingga kios oleh-oleh.
Daya Tarik Wisata yang Ditawarkan Gunung Padang
Pada masa kolonial Belanda, Gunung Padang pertama kali ditemukan dan menjadi cagar budaya sejak tahun 2018 lalu. Adapun beberapa daya tarik dari situs Gunung Padang yang perlu diketahui, antara lain:
1. Situs Megalitikum Dunia
Megalitikum merupakan zaman purba di mana batu besar digunakan sebagai budayanya. Situs Gunung Padang memiliki banyak puing-puing berbentuk rapi dan sama antara satu dengan yang lain.
Puing-puing batu ini berasal dari zaman Megalitikum di mana menandakan bahwa sebelumnya terdapat bangunan di area tersebut. Dengan ketinggian sekitar 220 meter dan luar area sekitar 29,1 hektar, Gunung Padang menjadi situs Megalitikum terbesar di Asia.
2. Tempat Berbagai Studi Ilmiah
Situs Gunung Padang yang ada di Cianjur Jawa Barat ini dulunya memiliki nama Nagara Siang Padang. Terlepas dari hal itu, Gunung Padang menjadi pusat dari berbagai situs ilmiah yang dilakukan oleh para peneliti.
Banyak ahli yang datang ke lokasi megalitikum Gunung Padang untuk mempelajari sejarah, antropologi, arkeologi, geologi, hingga sosiologi. Sebab, Gunung Padang berpotensi menjadi penemuan besar yang mendunia di masa mendatang.





