Bandar LampungLampung

Tak Hanya Sapi, Virus PMK Bisa Tulari Kambing dan Babi

29
×

Tak Hanya Sapi, Virus PMK Bisa Tulari Kambing dan Babi

Sebarkan artikel ini
Dinas Pertanian kota Bandar Lampung melakukan pemeriksaan sapi potong terkait dengan isu virus PMK || Foto: 5w1hindonesia.id
Dinas Pertanian kota Bandar Lampung melakukan pemeriksaan sapi potong terkait dengan isu virus PMK || Foto: 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pedagang sapi potong terkait dengan merebaknya virus Penyakit Kaki dan Mulut (PMK) di Indonesia.

Secara umum, PMK bisa dikenali dengan adanya bercak atau luka pada kaki, air liur yang keluar berlebihan ada ada bercak pada bagian hati sapi.

Sejauh ini, Dinas Pertanian kota Bandar Lampung menggerakan penyuluh untuk berkoordinasi sekaligus memberikan informasi kepada setiap penjual sapi potong terkait virus PMK.

Baca Juga  5 Bantuan Pemkot Bandar Lampung Bagi Warga Terdampak Banjir

“Untuk saat ini belum ada temuan sapi yang terkena PMK. Namun untuk antisipasi kita sudah bekerjasama dengan pihak kepolosisian untuk memantau arus masuk sapi dari luar daerah ke kota Bandar Lampung,” ujarnya kepala Dinas Pertanian Agustini pada, Jumat (20/5/2022).

Agustini menjelaskan, virus PMK bisa menyebar melalui air liur dan udara. Namun tidak berbahaya untuk manusia.

Virus PMK bisa menyebar melalui udara dalam raduis 10 kilometer. Untuk itu kita menggerakan penyuluh agar para penjual sapi potong yang ada di Bandar Lampung bisa menjaga kebersihan kandangnya,” jelasnya.

Baca Juga  Diresmikan Bupati Lampung Timur, Rumah Makan Sorwitan Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner

Kabar baiknya, Agustini mengatakan daging sapi yang terkena virus PMK masih bisa dimakan dengan cara dimasak pada suhu maksimal.

“Dagingnya masih bisa dimakan, tapi untuk jeroan terutama hati di buang saja. Biasanya kan ada bercaknya kelihatan kalau sudah tertular,” ujar Agustini.

Baca Juga  Sempat Terhenti, Pemasangan Tiang Pancang Jembatan Pulau Pasaran Kembali Dilanjutkan

Dijumpai disaat yang bersamaan, Dokter Hewan Riki mengungkapkan virus PMK bisa menular ke hewan potong lainnya seperti babi dan kambing.

“Sebenarnya lebih bahaya jika tertular di Babi dan Kambing karena tidak dapat terdeteksi dan efeknya bisa lebih parah daripada sapi,” ungkapnya.

Kedepan, Dinas Pertanian akan melakukan inspeksi ke berbagai lapak di kota Bandar Lampung untuk melakukan pengecekan. Terutama saat menjelang Idul Adha. (Cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *