Target penurunan Emisi GRK yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung di tahun 2025 adalah sebesar 62,79% dan sasaran di 2045 adalah sebesar 93,17%.
Hal ini menjadi tugas bersama melalui sektor energi, industri, pertanian, kehutanan dan lahan serta sektor limbah-persampahan untuk bersama-sama berkomitmen dalam mendukung aksi penurunan emisi Gas Rumah Kaca di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekdaprov Lampung juga menyampaikan ketercapaian Proklim di Provinsi Lampung dari target 664 Kampung Iklim di tahun 2024, telah terbentuk 68 Kampung Iklim tahun 2023, dan 332 Kampung Iklim Tahun 2024 dengan total hingga saat ini telah terbentuk sebanyak 400 Kampung Iklim di Tahun 2025.
Hal tersebut menandakan bahwa Pemerintah secara bersama-sama terus berupaya mendukung mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.
“Saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, Peraih Proklim Utama, Penggiat Proklim di tingkat tapak, para pelaku usaha, lembaga swadaya masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat atas komitmen dan kerja sama yang baik dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada semua pihak yang memungkinkan acara ini terselenggara dengan baik,” imbuhnya mengakhiri. (Rls/SA)











