Bandar LampungEKBISLampungPemerintahan

Tinjau Pasar Natar, Gubernur Lampung Temukan Harga Minyak Goreng Lebih Tinggi dari HET

42
×

Tinjau Pasar Natar, Gubernur Lampung Temukan Harga Minyak Goreng Lebih Tinggi dari HET

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti khusus harga minyak goreng kemasan yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Pasar Natar || Foto: Istimewa
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti khusus harga minyak goreng kemasan yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Pasar Natar || Foto: Istimewa

Dalam pemantauan umum, Gubernur menilai harga sejumlah kebutuhan pokok lain masih relatif normal dan terkendali. Ia meminta stabilitas harga tetap dijaga agar tidak menekan daya beli masyarakat.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Kepala Bulog Lampung Nurman Susilo, yang menekankan ketersediaan beras SPHP di Lampung cukup dan distribusinya akan diperkuat hingga pasar tradisional.

Hadir pula Plt. Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto; serta Kepala Disperindag Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty, yang memonitor harga dan distribusi pangan. Juga Kepala UPT Pasar Natar, Yusna Liana, yang memaparkan kondisi fasilitas pasar sehari-hari.

Baca Juga  Gubernur Lampung Tekankan Peran Krusial Pesantren dalam Pembangunan SDM di Edu-Day JPPPM

Terkait Rapat Nasional Pengendalian Inflasi

Sebelumnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, mewakili Pemprov Lampung dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah ke-130 secara virtual pada Senin (19/8/2025).

Rapat yang dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir itu menekankan pentingnya langkah nyata pemerintah daerah untuk menahan laju inflasi, terutama dari komoditas pangan utama.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional Juli 2025 tercatat 2,37% (yoy), naik dari Juni sebesar 1,87%. Sejumlah komoditas menyumbang inflasi, antara lain beras (0,15%), bawang merah (0,10%), tomat (0,08%), dan cabai rawit (0,08%).

Baca Juga  Buka Malam Puncak Semarak Pesawaran ke-15, Gubernur Lampung Gelorakan Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi

Di Lampung, meski Indeks Perkembangan Harga (IPH) turun -0,06% per 15 Agustus, harga minyak goreng kemasan Minyakita justru masih di atas HET. Rata-rata harga tercatat Rp 15.500–Rp 17.000 per liter, termasuk di Kota Metro dan Lampung Selatan.

Baca Juga  Wagub Lampung Jihan Nurlela Kunjungi 2 UPTD Dinas Sosial

Angka ini lebih tinggi dari ketentuan pemerintah, meski pemerintah pusat melaporkan penyaluran Minyakita secara nasional sudah mencapai 93%.

Sementara itu, rata-rata harga beras medium di Lampung pada Agustus mencapai Rp 14.012 per kilogram (naik 1,15% dibanding Juli), beras premium Rp 15.435 (naik 0,82%).

Komoditas lain yang mengalami kenaikan signifikan adalah bawang merah (+14,57%) dan telur ayam ras (+0,47%), sementara cabai rawit turun 16,76% dan cabai merah turun tipis 0,03%. (Rls/SA)