“Harapan kami, masyarakat dapat mengenal dan lebih memilih produk-produk buatan UMKM yang tentu tidak kalah kualitasnya dengan produk-produk buatan produsen lain, apalagi impor,” sambung Saleh Siswanto.
Menurutnya, dengan mendukung para pelaku UMKM tentu akan memberikan dampak ke perekonomian dalam negeri. Maka dari itu, Saleh Siswanto juga mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan Bandar Lampung Expo 2023 dengan membeli produk-produk UMKM.
“Ayo kita sama-sama sukseskan acara ini dengan membeli produk-produk UMKM. Dengan begitu kita juga turut mendukung peningkatan perekonomian dalam negeri,” imbuh Saleh Siswanto.
Diketahui terdapat 7 UMKM di bawah binaan Rumah BUMN Bandar Lampung yang mengikuti Bandar Lampung Expo 2023. Niki menjelaskan bahwa ketujuh UMKM tersebut berada di bidang kuliner.
“Total terdapat 7 UMKM, 4 diantaranya membuka stand di tempat yakni Pempek Keysha, Grill Chickin Crunch, Kopi SR dan Es Pisang Ijo Daeng Yuni. Sementara itu 3 UMKM lainnya menitipkan produk saja, antara lain Keripik Bintang Buah, Ummi Kemplang dan Keripik Pangsit Waafa,” jelas Niki.
Sementara itu, Yuni selaku pemilik UMKM Es Pisang Ijo Daeng Yuni mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bersemangat untuk meraup omzet selama pergelaran Bandar Lampung Expo 2023.
“Saya sangat bersemangat untuk memasarkan produk-produk yang kami sediakan di stand kami. Harapan saya, kami dapat memenuhi target omzet dan masyarakat dapat mengenal produk kami serta membeli produk-produk buatan UMKM. Harga murah dan kualitas tak kalah saing dengan produk buatan lain,” pungkas Yuni. (Rls/SA)











