“Kegiatan ini saya nilai memiliki peran yang sangat strategis bagi para pesertanya sebagai generasi muda bangsa, tentunya sebagai simpul pengikat rasa persatuan dan kesatuan serta rasa pengabdian yang sangat tinggi dan luhur,” katanya.
“Ini kan pengalaman untuk mereka beradaptasi dengan masalah-masalah apa saja, kemudian ini bagian dari edukasi yang luar biasa lewat Pramuka. Bagaimana Pramuka itu menanamkan kesantunan, kedisplinan, ketegasan dan lain sebagainya,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Suwandi menerangkan bahwa para peserta raimuna kontingen Metro berasal dari SMA sederajat.
“96 Pramuka penegak dan Pramuka pandega, terdiri atas 48 putra dan 48 putri. Kegiatan raimuna ini bagian dari edukasi kepada anak-anak, khususnya ini pada jenjang SMA, SMK dan MA,” jelasnya.
Suwandi juga mendukung peningkatan ekstrakulikuler kepramukaan untuk diikuti seluruh pelajar di Bumi Sai Wawai.
“Ini momen yang sangat baik sekali bagi anak-anak kita, kita mewajibkan Pramuka di seluruh satuan pendidikan. Sejauh ini kan kalau dinas pendidikan Kota Metro itu kewenangannya dari Paud sampai dengan SMP, dan itu diwajibkan ada kegiatan ekstrakurikuler di seluruh Satuan pendidikan yang dibawah kewenangan Dinas pendidikan Kota Metro,” terangnya.
Tak hanya itu, ekstrakulikuler kepramukaan juga harus disesuaikan dengan kurikulum merdeka. Hal itu sebagai upaya pembentukan karakter para pelajar di Metro.
“Kegiatan ini kita sesuaikan dengan kurikulum merdeka, dalam rangka pembentukan karakter anak. Profil pelajar Pancasila itu semua kegiatan-kegiatan edukatif, inovatif dan kreatif dalam rangka untuk membentuk karakter anak-anak yang lebih baik lagi. Kita akan dorong semuanya supaya anak-anak memiliki karakter yang baik,” pungkasnya.
Diketahui, Raimuna merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega. Kegiatan digelar dalam bentuk perkemahan besar diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka. Di Lampung, pelaksanaannya berlangsung di Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, di Bandar Lampung. (Rls/SA)





