“Karena saya lihat dari pengalaman teman-teman sempat naik tagihan listriknya, begitu dikonfirmasi ke pihak PLN langsung berkurang drastis,” pungkasnya.
Hal senada diutarakan Ridho, warga Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung.
Tagihan listrik rumah yang setiap bulannya sekitar Rp300 ribuan, namun dalam dua bulan belakangan ini tagihan listriknya mengalami kenaikan secara perlahan.
“Dua bulan lalu Mei naik tagihannya nambah Rp50ribu, bulan Juni ini naik sekitar Rp100ribuan,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa pada aktivitas normal rumahnya biasa terdapat kegiatan PAUD, namun belakangan ini berhenti sejak masa pandemi Covid-19.
“PAUD kan udah lama libur, jadi di rumah itu harusnya pemakaian listrik enggak banyak, karena di rumah cuma berdua aja sama nenek,” katanya.
Ia tentunya mempertanyakan terkait dengan kenaikan tagihan listrik yang terjadi saat ini.
“Secara pemakaian sehari-hari tidak terdapat penambahan yang mengakibatkan bertambahnya tagihan listrik,” tandasnya. (AI/SA)











