Menurut Saleh, pada kondisi normal PLTM Besai Kemu dengan kapasitas 2 x 3,5 MW mampu menghasilkan energi bersih sebanyak 39 Gigawatt Hour (GWH) per tahun.
Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) merupakan teknologi yang memanfaatkan aliran air untuk dirubah menjadi energi mekanik dengan menggerakkan turbin generator hingga menghasilkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan.
PLTM Besai Kemu adalah salah satu pembangkit Independent Power Producer (IPP) dan merupakan PLTM ketiga yang beroperasi di Lampung setelah PLTM Batu Brak dan PLTM Sukarame.
Sementara itu, Asep Iwan Gunawan selaku Presiden Direktur PT Uway Energi Perdana mengatakan, pihaknya bersyukur telah menyelesaikan pembangunan hingga PLTM Besai Kemu mampu beroperasi 100% dengan baik.
Menurutnya, PLTM Besai Kemu sukses dalam pembangunan hingga beroperasi dengan baik, tentunya atas dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang ada di Lampung.
“PLTM Besai Kemu diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Lampung terutama bagi masyarakat sekitar. Pertama, sebagai usaha penyediaan energi bersih, listrik yang dihasilkan PLTM Besai Kemu ini menjadi penguatan pasokan bagi subsistem kelistrikan di Lampung. Kedua, hadirnya PLTM Besai Kemu juga menyerap tenaga kerja baru dari masyarakat sekitar di Kecamatan Bukit Kemuning,” beber Asep. (Rls/SA)











