“Jadi yang kita dahulukan adalah tenaga-tenaga kesehatan yang banyak terpapar dengan pasien-pasien Covid-19,” lanjutnya.
Pemeriksaan rapid test tersebut memang didahulukan untuk memeriksa tenaga medis. Selain itu, yang pasti diperiksa memang yang terpapar Covid-19.
“Jadi target yang di tes nanti itu tenaga kesehatan dan orang yang ada gejala-gejala Covid-19,” beber Edwin.
Lanjutnya menjelaskan bahwa persiapan sudah dilakukan dan akan melaksanakan itu di puskesmas-puskesmas dan rumah sakit-rumah sakit.
“Untuk persiapan sudah dilakukan. Jadi yang kita utamakan memang itu dulu,” paparnya.
Pelaksanaan rapid test tersebut kemungkinan akan dimulai pelaksanaannya di wilayah Bandarlampung pada Senin (4/5) besok.
“Rapid itu apalagi pakai jari yang diperiksa menggunakan serum itu memerlukan waktu. Jadi mungkin sehari satu puskesmas itu bisa 10 orang saja,” katanya. (SA)











