Bandar LampungPemerintahan

Atasi Persoalan Banjir, Herman HN Akan Tambah Box Culvert di Gorong-gorong

48
×

Atasi Persoalan Banjir, Herman HN Akan Tambah Box Culvert di Gorong-gorong

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Dalam rangka penanganan persoalan banjir, Wali Kota Bandarlampung Herman HN akan menambah box culvert di beberapa titik saluran pembuangan air/gorong-gorong di wilayah Bandarlampung.

Hal tersebut terungkap saat Herman HN berdialog dengan warga pada acara Peresmian Gedung Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kamis (6/2/2020).

“Nanti akan ditambah depan PLN Cabang Tanjungkarang (Jl. Diponegoro)  dan Central Plaza (Jl. Kartini). Tahun depan tapinya akan saya buat lagi box culvert 2 x 2 meter supaya airnya lancar semua,” tuturnya.

Baca Juga  Serah Terima Gedung Polda Baru, Herman HN: Ingin Polda Lampung Terlihat Bagus

Menurutnya, ada beberapa lagi tempat-tempat yang akan dipasang box culvert supaya airnya lancar semua.

“Ini kan semuanya bertahap makanya rumah jangan mepet di kali. Berdasarkan ketentuan undang-undang jaraknya 10 meter dari kali,” bebernya.

Ia menyatakan bahwa ketika menjabat sebagai wali kota kondisi rumah-rumah warga banyak yang mepet dengan kali.

Baca Juga  Motivasi Atlet dan Bangkitkan Semangat KONI Lampung, Gubernur Arinal Beri Hadiah kepada Citra Febrianti Peraih Medali Perak Olimpiade London 2012

“Saya masuk (jadi wali kota) sudah mepet-mepet semua. Palingan solusinya saya tinggi-tinggikan saja salurannya,” ungkapnya.

Herman menuturkan bahwasannya pihaknya tidak sanggup jika solusinya mau membelikan tanah.

“Saya gak sanggup mau beli tanah ngeri. Karena harganya tidak sama dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Saya kalau beli tidak sesuai itu melanggar aturan,” pungkasnya.

Baca Juga  Atur Warga Belanja di Mal, Herman HN Akan Layangkan Surat Ke Seluruh Swalayan

Sebelumnya, Nurhasanah, warga Kelurahan Gotong Royong, Kec. Tanjungkarang Pusat, menyampaikan keluhannya bahwa di Jl. MH. Thamrin yang kerap mengalami persoalan banjir ketika hujan turun.

“Ya harapannya dapat terealisasi yang diusulkan saat Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bisa terwujud atasi persoalan banjir,” tuturnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *