Bandar LampungHUKRIMPeristiwa

Terungkap, Oknum OB Pemkot Bandar Lampung Lakukan Pencurian di Parkiran Motor

26
×

Terungkap, Oknum OB Pemkot Bandar Lampung Lakukan Pencurian di Parkiran Motor

Sebarkan artikel ini
Ari (berbaju merah) didampingi Retno Supervisor Outsorching IMS mengakui bahwa ia yang melakukan pencurian Sembako milik Sujud di parkiran Pemkot Bandar Lampung || Foto: 5w1hindonesia.id
Ari (berbaju merah) didampingi Retno Supervisor Outsorching IMS mengakui bahwa ia yang melakukan pencurian Sembako milik Sujud di parkiran Pemkot Bandar Lampung || Foto: 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Aksi pencurian di pelataran parkir pemkot Bandar Lampung berakhir damai setelah pelaku menyerahkan diri usai plat nomor kendaraan terlacak karena terekam CCTV.

Diketahui, pelaku adalah oknum OB yang bekerja melalui outsorching di pemkot Bandar Lampung. Saat dimintai keterangan, ia mengatakan bahwa ia hanya ingin memindahkan barang saja karena menemukannya di bawah tergeletak.

“Enggak ada niat untuk ngambil, cuman mau mindahin barang saja,” ujar pelaku yang belakangan diketahui bernama Ari.

Pengakuan Ari itu kontradiktif dengan hasil rekam CCTV yang memperlihatkan bahwa ia memang sudah merencanakan untuk mengambil barang milik Sujud dengan menaruhnya lebih dulu di ruangan bekas Mushola yang kemudian dia ambil dan dibawa mengenakan sepeda motor.

Baca Juga  Jelang Ramadan, Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Ari pun tidak menyadari bahwa aksinya tersebut terekam oleh dua kamera CCTV yang terpasang di parkiran motor basement gedung Inspektorat.

“Enggak, saya enggak tau kalau ada CCTV,” ujarnya saat di mintai keterangan oleh Pol PP pada, Selasa (22/3).

Pada kesempatan itu, Ari didampingi supervisor dari Outsorching IMS yakni Retno dan Fitri. Dihadapan Sujud, Retno meminta maaf karena Ari telah mengambil barang miliknya yang berisi barang sembako.

Baca Juga  Lokasi Wisata Farm day Lampung dan Harga Tiketnya

“Kami minta maaf atas kelakuan pegawai kami, yang dalam pengakuannya dia menemukan barang itu. Dan sebagai bentuk tanggungjawab kami, kami akan mengganti barang tersebut,” kata Retno.

Saat ditanya tindakan pihak management terhadap pelaku, Retno akan berkonsultasi kepada atasannya akan ada tindakan seperti.

“Tidak bisa di publikasikan disini ya, karena kita kan masih ada atasan akan koordinasi dulu,” kata Retno.

Sementara itu, Sujud sebagai korban menolak tawaran ganti rugi dari Retno sebagai kompensasi atas tindakan pegawainya karena ia sudah mengikhlaskannya.

“Enggak usah saya sudah ikhlas, ini sebagai bentuk efek jera saja karena sudah beberapa kali helm kita hilang juga di parkiran bawah,” katanya.

Baca Juga  Akhir Agustus 2020, Sekolah di Bandarlampung Mulai Bisa Beroperasi Secara Tatap Muka

Sebelumnya, Barang milik Sujud raib digondol oleh maling saat ia memarkirkan motornya di basement gedung Inspektorat pada, Sabtu (22/3).

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang diketahui bernama Ari yang berprofesi sebagai OB ini mengambil barang milik Sujud dan memindahkannya ke ruangan kosong bekas Mushala dan meninggalkannya untuk beberapa saat.

Setelah itu, ia kembali dan membawa barang bawaan yang berisi sembako tersebut menggunakan sepeda motornya. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *