5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Ciri-ciri orang munafik harus dipahami agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Perlu diketahui, Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sangat tidak suka dengan orang-orang yang munafik.
Pasalnya, orang munafik penuh dengan dusta dan suka berbuat khianat. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait ciri-ciri dari orang munafik menurut Al-Qur’an, yuk simak ulasan selengkapnya berikut.
Ciri-ciri Orang Munafik Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
Orang munafik diketahui penuh dengan kepura-puraan karena ucapannya tak sesuai dengan apa yang ada di dalam hati. Seseorang bisa dikatakan memiliki sifat munafik berdasarkan beberapa ciri, di antaranya:
1. Sering Ingkar Janji
Ciri orang munafik yang pertama adalah sering ingkar janji. Allah SWT benci dengan orang-orang yang tidak pernah menepati janji sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 91.
Ayat tersebut memiliki arti, “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpahmu itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat”.
2. Sering Berdusta
Selanjutnya, ciri dari orang yang munafik, yaitu suka berdusta atau berbohong. Dalam Al-Qur’an surat Al-Munafikun ayat 1, Allah SWT berfirman, “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata:
‘Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar rasul Allah’. Dan Allah SWT mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta”.
Rasulullah SAW juga menyampaikan jika ciri orang munafik itu saat berbicara akan berdusta. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Tanda orang munafik ada tiga, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta”. (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Suka Menipu
Orang-orang yang memiliki sifat munafik akan selalu melakukan tipu daya. Biasanya, orang munafik tersebut menampakkan kebaikan, tetapi hatinya busuk. Hal ini dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 8-10 yang artinya,
“Dan di antara manusia ada yang berkata, ‘Kami beriman kepada Allah SWT dan hari akhir’, padahal sesungguhnya mereka bukanlah orang-orang yang beriman. Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman,
Padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu dan mereka mendapatkan azab yang pedih, karena mereka berdusta”.





