EKBISNasional

Pertama di Indonesia, PLN Operasikan Stasiun Pengisian Hidrogen untuk Kendaraan

45
×

Pertama di Indonesia, PLN Operasikan Stasiun Pengisian Hidrogen untuk Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Plt Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu (dua dari kiri) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo (kanan) saat melakukan pengisian hidrogen untuk kendaraan di HRS Senayan, Jakarta || Foto: Dok. PLN
Plt Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu (dua dari kiri) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo (kanan) saat melakukan pengisian hidrogen untuk kendaraan di HRS Senayan, Jakarta || Foto: Dok. PLN

5W1HIndonesia.id, Jakarta – PT PLN (Persero) meresmikan Hydrogen Refueling Station (HRS) atau stasiun pengisian kendaraan hidrogen pertama di Indonesia yang berlokasi di Senayan, Jakarta pada Rabu (21/2/2024).

Hadirnya HRS ini merupakan upaya dan inovasi lanjutan PLN dalam pembangunan ekosistem hidrogen secara end to end di Indonesia, setelah pada November 2023 meresmikan 21 Green Hydrogen Plant (GHP).

Turut hadir dalam peresmian tersebut Plt Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P. Hutajulu, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Vivi Yulaswati.

Baca Juga  Truk Kemanusiaan ACT Lampung Angkut Bantuan untuk Kalsel dan Sulbar

Lalu, Anggota Komisi VII DPR RI yang juga menjadi Hydrogen Ambasador Dyah Roro Esti, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Kepala Sekretariat Just Energy Transition Partnership Edo Mahendra, Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional Eniya Listiani Dewi, Walikota Jakarta Selatan Munjirin, Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra, serta jajaran Direksi PLN.

Baca Juga  Kontribusi Nyata PLN atas Pembangunan Daerah Melalui PPJ, Pemkot Metro Anugerahkan Penghargaan

Plt Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu menjelaskan adanya HRS ini merupakan bukti komitmen Indonesia dalam transisi energi.

Penggunaan hidrogen sebagai energi alternatif sektor transportasi ini mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan. Seperti diketahui, sektor transportasi berkontribusi 44 persen dari total emisi karbon di Indonesia.

Baca Juga  RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

“Hidrogen berperan strategis dalam transisi energi. Khususnya dalam sektor transportasi, kendaraan berbasis hidrogen tak memiliki emisi,” tutur Jisman.

“Pengembangan hidrogen menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memperluas akses terhadap teknologi yang mudah dijangkau dan bersih,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *