Bandar LampungLampungPemerintahan

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Wagub Jihan Tekankan Adaptasi Cepat, Loyalitas, dan Empati

19
×

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Wagub Jihan Tekankan Adaptasi Cepat, Loyalitas, dan Empati

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melantik 5 Pejabat Administrator dan 55 Pengawas di Lingkungan Pemprov Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melantik 5 Pejabat Administrator dan 55 Pengawas di Lingkungan Pemprov Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/4951/VI.04/2025, Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melantik 5 Pejabat Administrator dan 55 Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Pelantikan berlangsung di Balai Keratun lt.3, Kantor Gubernur Lampung, Senin (8/9/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan pentingnya kecepatan beradaptasi bagi pejabat baru. Ia meminta agar tugas pokok dan fungsi dipahami segera tanpa menunggu lama.

Baca Juga  Peran Nyata PLN UID Lampung Bangun Kelistrikan Jadi Kado Istimewa untuk HUT Lampung ke-58

“Tidak ada seremonial, tidak ada ritme yang lambat. Bapak-ibu dituntut cepat menyesuaikan diri, tanggap terhadap kebutuhan organisasi, dan hadir sebagai solusi,” kata Wagub.

Baca Juga  Peringati Hari Prematuritas Sedunia 2025, Wagub Jihan: Pemprov Lampung Komitmen Perkuat Layanan Kesehatan

Selain kecepatan, Wagub Jihan juga menekankan loyalitas dan tanggung jawab. Ia menegaskan loyalitas tidak hanya untuk atasan, melainkan pada nilai integritas dan kebenaran, serta pada kepentingan daerah.

“Loyalitas bukan hanya kepada pimpinan semata, tetapi juga kepada Provinsi Lampung yang kita cintai,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Pesawaran Lantik Sembilan Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Antar Waktu

Wagub Jihan menggambarkan pejabat yang ideal bukan sekadar duduk di balik meja. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemimpin yang mau turun ke lapangan, mendengar aspirasi, dan bekerja dengan hati.