EKBISNasional

109 Mahasiswa ITPLN Resmi Bergabung dalam Program Ikatan Kerja PLN

25
×

109 Mahasiswa ITPLN Resmi Bergabung dalam Program Ikatan Kerja PLN

Sebarkan artikel ini
Tampak wajah serius para mahasiswa baru saat menandatangani kontrak ikatan kerja PLN. Dari 150 kuota yang tersedia, 109 mahasiswa resmi bergabung tahun ini setelah melalui seleksi ketat sesuai standar kualitas PLN || Foto: PLN
Tampak wajah serius para mahasiswa baru saat menandatangani kontrak ikatan kerja PLN. Dari 150 kuota yang tersedia, 109 mahasiswa resmi bergabung tahun ini setelah melalui seleksi ketat sesuai standar kualitas PLN || Foto: PLN

5W1HIndonesia.id, Jakarta – PT PLN (Persero) terus menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna mendukung transformasi perusahaan.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui program ikatan kerja bagi mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN).

Pada seremoni penandatanganan kontrak ikatan kerja 2025, di Jakarta, pada Selasa (2/9/2025), sebanyak 109 mahasiswa baru resmi bergabung dalam program tersebut.

Baca Juga  Jalin Sinergi, PLN dan Yonif 9 Marinir Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Kedisiplinan

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menuturkan bahwa regenerasi SDM menjadi fondasi utama untuk memastikan keberlanjutan transformasi bisnis, termasuk agenda transisi energi, digitalisasi, dan target Net Zero Emissions 2060.

“Program ikatan kerja dengan ITPLN merupakan salah satu upaya untuk memastikan regenerasi pegawai PLN sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri kelistrikan,” tutur Yusuf Didi.

Baca Juga  SNI Air Mineral Menjamin Keamanan Air Minum

Yusuf Didi menjelaskan, program ikatan kerja ini dirancang seperti proses rekrutmen pegawai untuk tetap menjaga kualitas SDM yang nantinya akan menjadi bagian dari PLN.

Baca Juga  Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Pringsewu Dukung Program Ketahanan Pangan

Ia menambahkan bahwa PLN menyiapkan 250 kuota karier bagi mahasiswa ITPLN, terdiri dari 150 mahasiswa terbaik hasil seleksi program ikatan kerja dan 100 lulusan terbaik jalur reguler. Dengan skema ini, peluang tetap terbuka bagi mahasiswa lain yang belum berhasil lolos pada seleksi program ikatan kerja.