5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Program pinjaman modal tanpa bunga yang diluncurkan Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai dirasakan manfaatnya. Hingga kini, sebanyak 18 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil mencairkan dana pinjaman tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, menyebutkan sebelumnya pihaknya telah mengusulkan sekitar 240 pelaku UMKM untuk mengikuti program ini. Namun, hanya sebagian yang lolos verifikasi perbankan.
“Yang sudah lolos dan bisa dicairkan sekitar 11 sampai 18 UMKM. Sisanya masih terkendala hasil pengecekan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK OJK, serta ada juga yang terkendala perubahan alamat,” ujar Riana, Rabu (13/2/2026).
Ia menjelaskan, salah satu syarat utama dari pihak bank adalah pemohon tidak memiliki pinjaman aktif di lembaga keuangan lain. Sementara itu, banyak pelaku usaha tercatat masih memiliki pinjaman seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pinjaman di bank lain sehingga tidak memenuhi syarat verifikasi.
Untuk mendukung program ini, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar dengan plafon pinjaman maksimal Rp50 juta bagi setiap pelaku UMKM.
Program tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menambah modal, meningkatkan produksi, serta memperluas pasar.





