Bandar LampungLampungNasionalPemerintahan

6 Pelaku Usaha di Lampung Terima Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya 2020

52
×

6 Pelaku Usaha di Lampung Terima Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya 2020

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia, Bandar Lampung – Sebanyak enam pelaku usaha terdiri dari perusahan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Lampung menerima penghargaan Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya Provinsi Lampung Tahun 2020 di Lantai III, Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Jalan WR Monginsidi No. 69, Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa (29/12/2020).

Keenam perusahaan dan UKM tersebut yaitu Keripik Sanjay Ante (Industri Makanan di bidang keripik), Pengawetan Ikan Totok (industri makanan di bidang ikan), CV Ratu Luwak (industri makanan di bidang kopi.

Lalu, Batik Deandra (industri di bidang pakaian), PT Lampung Sukses Bersama (industri di bidang makanan roti) dan PT Bosindo Cahaya Anugerah (industri makanan di bidang roti).

Sedangkan, untuk penghargaan kepada Bupati/Walikota Sebagai Pembina Produktivitas, yaitu Wali Kota Bandar Lampung dan Bupati Lampung Barat.

Baca Juga  Waspada, Satgas PAKI Blokir 288 Tawaran Pinjaman Online Ilegal

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker dan Trans) Provinsi Lampung, Sifa Aini menuturkan penghargaan Siddhakarya adalah penghargaan yang diberikan kepada UKM yang menghargai produk dalam meningkatkan kualitas produktivitas perusahannya memenuhi delapan kriteria.

Kedelapan kriteria itu yakni kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pengembangan dan Manajemen sumber daya manusia (SDM), fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, data, informasi, dan analisis, manajemen proses, hasil usaha, dan produktivitas.

“Pelaksanaan kegiatan ini telah berlangsung dalam beberapa tahapan yang dilakukan oleh tim penilai. Dimulai dari penetapan calon nominasi sebanyak 15 perusahaan, lalu diseleksi menjadi 10 perusahaan dan terkahir ditentukan pemenangnya menjadi 6 perusahaan,” bebernya.

Baca Juga  Ajak Pemuda Bangun Peradaban, ACT Lampung Gelar Digital Marketing Series

Sementara itu, Direktorat Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Agus Triyanto menjelaskan penganugerahan Siddhakarya ini diberikan di tahun genap.

“Harapan kami, di tahun 2021 nanti ada perwakilan dari Lampung yang bisa masuk ke istana. Untuk itu kami mohon kepada OPD terkait dengan calon yang akan mengikuti Paramakarya ini tetap dilakukan pembinaan karena lebih kompetitif. Sebagai informasi saja dari 34 provinsi hanya 30 provinsi yang diambil,” paparnya.

Menurutnya, penilaian ini menggunakan teori Malcolm Baldrige dengan delapan kriterianya.

“Hanya saja di sini kami menambahkan satu kriteria. Teori Malcolm Baldrige itu ada tujuh kriteria, kami tambah satu yaitu produktivitas,” jelasnya.

“Dan ini betul-betul didesain untuk bisa dimasukkan. Karena penilaian produktivitas ini merupakan kendaraan yang bisa untuk menilai Paramakarya maupun Siddhakarya,” sambungnya.

Baca Juga  Memasuki H-1 Nataru, Suasana Penumpang Terminal Rajabasa Masih Sepi

Ia menambahkan adapun tujuan penganugerahan ini adalah mendorong dunia usaha dan dunia industri itu karena menyangkut perusahaan kecil dan menengah.

“Untuk meningkatkan kualitas serta daya saing bagi perusahaan serta memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap perusahaan kecil dan menengah yang telah berhasil dalam meningkatkan produktivitas serta dapat dijadikan teladan bagi perusahaan-perusahaan lain,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengucapkan terima kasih kepada tim juri dan seluruh panitia yang telah berdedikasi sehingga dapat menghasilkan 6 UKM dan perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *