Zona Muslim

Ini Dia 5 Ayat Tentang Maulid Nabi yang Penting Diketahui

33
×

Ini Dia 5 Ayat Tentang Maulid Nabi yang Penting Diketahui

Sebarkan artikel ini
ayat tentang Maulid Nabi
Ilustrasi Ayat Tentang Maulid Nabi || Photo by Ochimax studio on Unsplash || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Ayat tentang Maulid Nabi sudah cukup banyak dan menjelaskan tentang sejarah hingga makna dari perayaan tersebut. Merayakan Maulid Nabi sendiri memang sudah menjadi tradisi bagi umat Muslim di seluruh belahan dunia.

Tradisi tersebut dilakukan setiap tanggal 12 Rabiul Awal yang merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait aya yang membahas tentang Maulid Nabi, yuk simak pembahasan berikut.

Ayat Tentang Maulid Nabi Beserta Hadisnya

Perayaan Maulid Nabi bertujuan untuk mengungkapkan kecintaan sekaligus penghormatan umat muslim kepada Rasulullah SAW. Hukum merayakan Maulid Nabi sendiri adalah boleh karena tidak termasuk bid’ah dhalalah (mengada-ada yang buruk) tetapi bid’ah hasanah (sesuatu yang baik).

Untuk mendukung pembolehan dari perayaan Maulid Nabi, terdapat ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang hal tersebut. Adapun beberapa ayat serta hadis mengenai Maulid Nabi, di antaranya:

1. Surat Yunis Ayat 58

Selanjutnya, surat yang membahas mengenai Maulid Nabi, yaitu Yunis ayat 58. Surat tersebut berbunyi, “Qul bifadlillaahi wa birahmatihii fa bizaalika falyafrahu, huwa khairum mimmaa yajma’un”.

Arti dari surat satu ini adalah “Katakanlah (Muhammad), ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan”.

2. Surat Al-Baqarah Ayat 119

Dalam surat Al-Baqarah ayat 119 dijelaskan, “Sungguh, Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan engkau tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka”.

Berdasarkan surat tersebut, ditegaskan bahwa keberadaan atau kelahiran Rasulullah adalah rahmat bagi seluruh alam. Maksudnya, ketika umat muslim merayakan momentum kelahiran nabi, maka dianggap telah menunjukkan rasa syukur atas kehadirannya.

3. Hadis Mengenai Maulid Nabi

Perayaan Maulid Nabi dituliskan dalam sebuah hadis Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani yang mengatakan bahwa, “Bahwa sesungguhnya mengadakan Maulid Nabi SAW merupakan suatu tradisi dari tradisi-tradisi yang baik,

yang mengandung banyak manfaat dan faidah yang kembali kepada manusia, sebab adanya karunia yang besar. Oleh karena itu, dianjurkan dalam syara’ dengan serangkaian pelaksanaannya”.

Selain itu, ada pula hadis mengenai Maulid Nabi yang dituliskan oleh Syekh Hasan. Hadis tersebut berbunyi, “Sungguh telah menjadi penunjuk kepadaku, pembahasan (di atas), bahwa sungguh Dinasti Bani Fatimah merupkan kelompok pertama yang merealisasikan gagasan perayaan untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad”.

4. Surat Ali Imran Ayat 164

Surat Ali Imran ayat 164 juga membahas mengenai Maulid Nabi, yang berbunyi “Laqad mannallahu ‘alal-mu’m miniina iz ba’asa fihim rasulam min anfusihim yatlu ‘alaihim ayaatihii wa yuzakkiihim wa yu’allimu humul-kitaba wal-hikmah, wa ing kaanu ming qablu lafii dalaalim mubiin”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *