5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Bahaya istidraj menurut Islam perlu diketahui umat muslim karena bisa mendatangkan dosa yang besar. Istilah istidraj sendiri artinya pemanjaan yang terjadi secara berangsur-angsur agar manusia terjerumus kepada kehinaan.
Istidraj dapat terjadi dalam bentuk limpahan nikmat yang diduga merupakan kebaikan atau merasa terhindar dari hukuman. Nah, agar lebih paham mengenai bahaya dari istidraj, yuk simak ulasan selengkapnya berikut.
Apa Saja Bahaya Istidraj Menurut Islam?
Tanda utama dari istidraj yang terkadang sering tidak disadari adalah ketika seseorang terus dibiarkan berbuat dosa namun tetap diberikan kenikmatan oleh Allah SWT. Jika sudah demikian, ada berbagai bahaya yang mengintai akibat istidraj, yakni:
1. Siksaan dan Azab yang Ditangguhkan
Pada hakikatnya, istidraj merupakan sebuah siksaan dan bukanlah nikmat meski diterima dalam bentuk nikmat. Siksaan dari istidraj akan ditangguhkan dalam waktu lama hingga batas waktu yang sudah ditetapkan.
Mengenai siksaan ini, beberapa ulama berpendapat bahwa tangguhannya bisa terjadi di dunia terlebih dahulu kemudian disempurnakan di akhirat. Namun, ada pula yang mengatakan jika tangguhan azab dan siksa Allah SWT terlaksana di akhirat kelak.
2. Terlalu Terlena hingga Tidak Bertaubat
Bahaya lain dari istidraj adalah manusia menjadi terlalu terlena hingga lupa tidak pernah bertaubat. Jika seseorang melakukan istidraj, biasanya tidak merasa perlu atau memiliki keinginan untuk taubat kepada Allah SWT.
Hal ini biasanya dapat menghambat pertaubatan dan perbaikan diri yang sangat penting. Dengan demikian, sama saja manusia tersebut tidak bersyukur kepada Allah SWT atas segala karunia yang diberikan-Nya.
3. Kehilangan Hidayah
Istidraj bisa membuat seorang manusia merasa puas dengan kehidupan yang salah dan kemungkinan akan kehilangan kesadaran atas kebenaran. Bahkan, manusia tersebut tidak lagi mencari kebaikan atau menjaga hubungan yang benar dengan Allah SWT.
Pasalnya, istidraj bisa mengarahkan manusia pada hilangnya petunjuk ilahi dan kesadaran spiritual. Seseorang yang terjebak di dalam istidraj tidak lagi merasakan dorongan untuk memperbaiki diri dan mencari kebenaran.
4. Semakin Tenggelam dalam Dosa
Bagi manusia yang terus melakukan dosa dan kemaksiatan, Allah SWT akan memberikan segala kenikmatan tersebut. Jika tiba hari akhir, Allah SWT pun memberikan azab dengan penuh siksa. Mengenai kapan terlaksananya tangguhan siksaan Allah SWT, ulama tafsir memiliki perbedaan pandangan.
Pada sebuah hadis dijelaskan mengenai tangguhan azab Allah, “Dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka ketahuilah bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah”. (HR. Ahmad 4:145)
Cara Terbaik untuk Menghindari Istidraj
Istidraj memiliki efek negatif jangka panjang sebab dapat memperburuk keadaan spiritual dan membuat seseorang semakin jauh dari kebenaran. Karena itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari istidraj, antara lain:





