Bandar LampungPeristiwa

Banjir Rob Rendam Puluhan Rumah Warga Pulau Pasaran

30
×

Banjir Rob Rendam Puluhan Rumah Warga Pulau Pasaran

Sebarkan artikel ini
Banjir rob yang sudah hampir sepekan menerjang pulau pasaran membuat warga harus menggunakan perahu untuk keluar pulau || Foto: Istimewa. 5w1hindonesia.id
Banjir rob yang sudah hampir sepekan menerjang pulau pasaran membuat warga harus menggunakan perahu untuk keluar pulau || Foto: Istimewa. 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Banjir rob kembali menenggelamkan jembatan dan rumah warga di pulau pasaran pada, Selasa pagi, (17/5/2022).

Warga pulau pasaran, Toto Heriyanto menuturkan banjir rob sudah terjadi hampir satu pekan. Bahkan menurutnya, banjir rob kali ini lebih parah dari yang sebelumnya.

Biasanya, banjir rob terjadi setahun sekali. Namun kali ini banjir rob terjadi setiap 3 bulan sekali dengan intensitas ketinggian air yang cukup tinggi.

“Sudah 5 hari air rob naik sampai menutupi jembatan. Ini belum tinggi, nanti kayanya dua hari lagi bakal lebih tinggi,” tuturnya.

Baca Juga  Alih-alih Maksimalkan Tapping Box, Bakso Sony Pilih Pamit dari Bandar Lampung

Lanjut Toto menjelaskan, air laut mulai naik sejak pukul 5 pagi dan biasanya surut pada jam 11 siang. Setelah itu menjelang maghrib air akan kembali naik dengan ketinggian sepaha orang dewasa.

Tak hanya menenggelamkan jembatan, rumah warga dan fasilitas umum lainnya pun turut terendam air laut sehingga aktivitas warga pulau pasaran sedikit terhambat.

Baca Juga  130 Warga Kota Bandar Lampung Terpapar Covid-19

“Hampir 50 persen lebih rumah di pulau tenggelam karena posisinya pendek. Sekolah juga ikut kebanjiran, jadi enggak ada kegiatan belajar mengajar cuman bersih-bersih saja,” kata Toto.

Selain itu, warga yang hendak ke luar pulau pasaran terpaksa harus menggunakan perahu karena jembatan terendam air dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

“Akitivitas masyarakat terganggu, mau keluar pulau susah, guru SD yang mau ngajar juga susah karena naik perahu,” timpalnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Buka Musrenbang Perubahan RPJMD 2019-2024

Toto dan warga pulau pasaran berharap, ditengah kondisi cuaca yang sudah tidak bisa di prediksi seperti saat ini pembangunan jembatan yang saat ini dalam proses pengerjaan bisa secepatnya di selsaikan.

“Harapannya tiang pancang yang telah tertanam untuk jembatan baru itu secepatnya dibangun supaya aktivitas warga pulau ini tidak terganggu dengan adanya banjir rob,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *