“Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Kita harus berusaha agar kejadian serupa tidak terjadi di Provinsi Lampung. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk kader Posyandu,” tegasnya.
Menurutnya, kecacingan dapat menimbulkan dampak serius seperti kekurangan gizi, turunnya daya tahan tubuh, serta terganggunya pertumbuhan dan konsentrasi belajar anak.
Karena itu, peran TP. PKK dan Posyandu sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, terutama keluarga, untuk membiasakan hidup bersih dan sehat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung berharap kader Posyandu semakin memahami langkah pencegahan kecacingan sekaligus mampu menyebarkan informasi tersebut secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh keluarga untuk memulai kebiasaan sehat dari rumah. “Ajarkan anak-anak untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan makanan, dan rutin meminum obat cacing sesuai anjuran tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Diakhir, Wulan Sari Mirza menekankan bahwa upaya bersama ini akan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi Lampung yang sehat, cerdas, dan terbebas dari kecacingan. (Rls/SA)











