Kehadiran kegiatan ini selaras dengan visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal untuk mewujudkan Lampung sebagai provinsi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing berbasis nilai-nilai religius dan kearifan lokal.
Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter masyarakat serta harmonisasi sosial. Pentingnya membangun Lampung dengan keseimbangan antara kemajuan fisik dan ketahanan spiritual.
Pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh masyarakat yang rukun, damai, dan memiliki fondasi moral yang kuat.
Momentum Doa untuk Negeri ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi akbar masyarakat Lampung sekaligus memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang terbuka, religius, dan kondusif.
Selain itu, kegiatan berskala nasional ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor UMKM, perhotelan, hingga transportasi.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap partisipasi seluruh masyarakat Lampung dalam kegiatan ini dapat menjadi simbol kebersamaan dalam mendoakan kebaikan bagi bangsa sekaligus meneguhkan semangat “Gham Mulang” semangat kembali pada nilai luhur, menjaga warisan, dan membangun masa depan Lampung yang lebih gemilang.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, media nasional, dan masyarakat, Lampung kembali menunjukkan perannya sebagai daerah yang aktif menghadirkan energi positif bagi Indonesia. (Rls/SA)











