Bandar LampungLampungPeristiwa

Diguncang Gempa, Ribuan Warga Pesisir Teluk Lampung Mengungsi

74
×

Diguncang Gempa, Ribuan Warga Pesisir Teluk Lampung Mengungsi

Sebarkan artikel ini

5W1H, Bandar Lampung – Ribuan warga yang bertempat tinggal di pesisir pantai teluk Bandar Lampung mengungsi di tiga titik pengungsian yakni masjid Al-furqon, Gedung DPRD kota Bandar Lampung, Rumah Dinas Walikota dan Komplek Pemerintahan Provinsi Lampung atau kantor Gubernur.

Gempa yang terasa sekitar pukul 18.50 itu merupakan dampak dari gempa yang berpusat di samudra hindia Selatan Jawa pada kedalaman 10km pada, Jumat (2/8/19)

Baca Juga  Gubernur dan Wagub Lampung Hadiri Paripurna DPRD dalam Rangka HUT RI

Toto, salah satu warga pulau pasaran yang ikut mengungsi menuturkan, pada saat terjadi gempa ia sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya. Namun, tiba-tiba ia merasakan getaran yang cukup kencang dan langsung membuat panik seluruh isi rumah.

“Pada saat itu saya langsung keluar rumah dengan seluruh anggota keluarga. Saya sempat mendengar suara benda reyot, saya kira itu rumah saya yang berbunyi. Setelah dilihat, rupanya itu suara motor saya yang bergesekan dengan lantai rumah,” tuturnya.

Baca Juga  Tak Mampu Kabulkan Permintaan Warga, Jin Hadirkan Anna-Fritz di Kota Metro

Ia pun menambahkan, ribuan warga yang berdomisili di pulau pasaran saat ini sudah mengungsi yang tersebar di dua lokasi yakni Komplek Pemerintahan Provinsi dan Kantor DPRD kota Bandar Lampung.

“Jadi kita sekarang sedang mengungsi di gedung DPRD kota sebagian ada yang di gubernuran. Belum tahu sampai kapan disini, yang pasti untuk yang perempuan dipastikan menginap dan yang laki-laki berjaga di pulau pasaran,” imbuhnya.

Baca Juga  Jalin Sinergi, OJK dan KSPM FEB Unila Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat BIK 2025

Atas kejadian tersebut, BMKG terus menginformasikan agar warga yang berlokasi di pesisir untuk segera menyelamatkan diri ke perbukitan. Hal tersebut dikarenakan, gempa yang terjadi di samudra hindia berpotensi tsunami. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *