“Mungkin karena air hujan ya, kemarin itu kan sangat deras. Ditambah sampah yang terus bertambah jadinya sudah tidak tertahan lagi sama temboknya,” tambahnya.
Terkait peristiwa itu, Surya mengatakan sejumlah pamong dari kecamatan setempat telah datang silih berganti meninjau lokasi tersebut.
“Sudah banyak yang kesini, tapi belum ada perbaikan untuk dindingnya. Semoga segera diperbaiki khawatir terjadi longsor,” katanya.
Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas DLH A. Husna mengklaim pihaknya telah melakukan penangan sejak hari pertama peristiwa itu terjadi. Ia juga mengatakan sejumlah alat berat sudah dikerahkan.
“Sudah 2 minggu alat berat dilokasi, Bagaimana teknis kerjanya, silahkan tanya ke Dinas PU karena mereka yang mengerjakan. DLH hanya ketempatan lokasi kerjanya,” kata Husna.
Namun faktanya, tidak ada satupun alat berat yang diterjunkan di lokasi untuk menangani dinding pembatas yang ambruk tersebut.
Saat coba di konfirmasi, Plt. Kepala Dinas PU Muhaimin belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.










