5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Doa untuk meredam amarah perlu dibaca agar mampu mengontrol diri dan tidak mudah emosi. Perlu diketahui, marah dan emosi termasuk hal yang lumrah dirasakan dan menjadi salah satu sikap manusia.
Akan tetapi, emosi dan amarah yang sulit dikendalikan biasanya akan berdampak buruk pada diri sendiri maupun orang lain. Nah, untuk mengetahui bacaan doa meredam amarah, yuk simak pembahasan berikut.
Doa untuk Meredam Amarah yang Harus Diketahui
Hal yang bisa dilakukan untuk menahan amarah adalah dengan menarik napas dalam. Selain itu, terdapat cara lain agar amarah dan emosi bisa diredam, yakni dengan berdoa kepada Allah SWT. Adapun beberapa doa yang bisa dipanjatkan agar amarah mereda, antara lain:
1. Doa Ketika Marah
Dalam islam, marah sudah menjadi fitrah yang diciptakan oleh Allah SWT untuk manusia. Namun, emosi dan amarah harus bisa dikendalikan agar tidak merugikan diri sendiri atau orang di sekitar.
Saat marah, terdapat doa yang bisa dibacakan, yaitu “Allahummaghfirlii dzanbii, wa adzhib ghaizha qalbii, wa ajirnii minas syaithaani”. Arti dari doa ini adalah “Tuhanku, ampunilah dosaku, rendamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan”
2. Membaca Taawudz
Doa meredam amarah selanjutnya adalah “A’udzu billahi min asy-syaithaani ar-rajiimi”, yang artinya “Aku berlindung kepada Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain melafalkan doa, orang yang sedang dalam lonjakan emosi juga dianjurkan untuk sekurang-kurangnya membaca kalimat ta’awudz tersebut. Usahakan juga agar lekas berwudhu dan mendirikan sholat sunnah dua raka’at.
3. Doa Meredam Amarah dan Sakit Hati
Bacaan doa saat marah atau emosi diharapkan dapat memberikan ketenangan hati. Tak hanya itu, dia yang dipanjatkan kepada Allah SWT ini juga bisa membuat umat muslim terhindar dari perbuatan kurang baik, seperti sakit hati.
Bacaan doa meredam amarah dan mencegah sakit hati, yaitu “Allahumma rabba muhammadin ighfirli dzanbi wadzhib ghoidzho qolbi wa ajirni min mudhillatil fitan”, yang artinya “Ya Allah, Tuhan Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kesesatan fitnah”.
Amalan Mengendalikan Amarah Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang kuat adalah orang yang mampu menahan amarah. Tak hanya itu, Allah SWT juga akan membanggakan orang-orang yang mampu menahan amarah di hadapan seluruh makhluk. Untuk menjaga amarah dan emosi, ada beberapa amalan Nabi yang bisa diikuti, yaitu:
1. Berwudhu
Amalan Rasulullah SAW yang patut diikuti ketika tengah marah atau emosi adalah berwudhu. Dalam sebuah hadis dijelaskan, “Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan diciptakan dari api dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu”. (HR. Ahmad dan Abu Daud)





