Bandar LampungLampungPemerintahan

Efektivitas Data dan Program Terarah Dorong Penurunan Kemiskinan Lampung

27
×

Efektivitas Data dan Program Terarah Dorong Penurunan Kemiskinan Lampung

Sebarkan artikel ini
Rilis resmi Berita Statistik Profil Kemiskinan dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Lampung Maret 2025 oleh BPS , yang digelar di Ruang Video Conference BPS Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Rilis resmi Berita Statistik Profil Kemiskinan dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Lampung Maret 2025 oleh BPS , yang digelar di Ruang Video Conference BPS Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam menanggulangi kemiskinan menunjukkan hasil menggembirakan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, angka kemiskinan di provinsi ini per Maret 2025 turun menjadi 10,00 persen.

Capaian tersebut menurun signifikan sebesar 0,62 persen poin dibanding September 2024 dan menurun 0,69 persen poin terhadap Maret 2024.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Semua Pihak Wujudkan Kepemilikan Rekening bagi Pelajar pada Puncak Kegiatan Kejar Prestasi Anak Indonesia Tahun 2021

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebanyak 887,02 ribu orang, atau berkurang sekitar 52,28 ribu orang dibanding September 2024 dan berkurang 54,21 ribu orang dibanding Maret 2024.

Data ini disampaikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, dalam rilis resmi Berita Statistik Profil Kemiskinan dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Lampung Maret 2025, yang digelar di Ruang Video Conference BPS Lampung, Jumat (25/7/2025).

Baca Juga  Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Apresiasi Peranan BI dalam Pembangunan Daerah

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Lampung Purwadhi Adiputranto, perwakilan BPKP Lampung, awak media, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pemaparannya, Ahmadriswan menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras berbagai pihak dalam menghadirkan program penanggulangan kemiskinan yang bersifat menyeluruh dan terarah.

Baca Juga  ISEI Rekomendasikan Perkuat Kelembagaan, Kemitraan dan Transparansi Budidaya serta Tataniaga Singkong

Ia menyoroti bahwa penurunan angka kemiskinan lebih tinggi terjadi di wilayah perdesaan dibandingkan perkotaan—sebuah capaian yang menunjukkan bahwa strategi pembangunan berbasis desa mulai menunjukkan hasil nyata.