Sementara itu, Pimpinan Damkar Kota Metro, M. Rofiq Salasi, S.IP., menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN UP3 Metro dalam meningkatkan kesiapsiagaan pegawai terhadap potensi kebakaran.
“Pelatihan semacam ini sangat penting untuk membangun respons awal yang cepat dan tepat sebelum bantuan lanjutan tiba di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris PMI Kota Metro, Mungky Porbo Rahayu, juga mengapresiasi langkah PLN UP3 Metro yang melibatkan PMI dalam memberikan pembekalan pertolongan pertama.
Menurutnya, kemampuan dasar P3K sangat penting dimiliki setiap pekerja agar dapat memberikan penanganan awal secara benar saat terjadi keadaan darurat.
Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi terkait klasifikasi kebakaran, teknik pemadaman, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Peserta juga mendapatkan pembekalan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan prosedur evakuasi. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi praktik pemadaman api guna memastikan peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.
Melalui pelatihan ini, PLN UP3 Metro berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi risiko kerja, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Rls/SA)











