“Ini yang menjadi catatan presiden tentang stunting ini, dan ini harus terus digalakkan kemudian ditingkatkan. Inilah yang menjadi informasi dan penilaian terhadap kerja dan kinerja kepala daerah,” katanya.
Arinal bahkan memuji keberhasilan Pemkot Metro dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Yang mana Pemkot berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,9 persen di tahun 2022.
“Data kemiskinan ekstrem di Kota Metro mengalami penurunan, dari tahun 2021 sebesar 1,73 persen dan di Tahun 2022 menjadi 0,83 persen. Kalau provinsi Lampung itu 3,4 persen, Selama saya jadi gubernur kebahagiaan yang sangat besar buat saya dan saya sering menangis bahwa saya mampu merubah secara kemanusiaan rakyat miskin menjadi seperti kita lebih kurang 9 ribu masyarakat yang terus sebar di kabupaten kota sudah tidak lagi kategori miskin,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Metro, Wahdi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang disampaikan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
“Terima kasih atas apresiasi yang disampaikan oleh bapak Gubernur Lampung, bapak Arinal Djunaidi. Alhamdulillah, di tengah kesibukan bapak Gubernur dapat menyempatkan diri untuk datang ke Kota Metro memberikan motivasi dan semangat kepada Pemerintah Kota Metro,” katanya.
“Tentunya ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Metro, Tondi MG Nasution sepakat untuk mendukung seluruh program Gubernur Lampung di Bumi Sai Wawai.
“Kita pasti mendukung lah program-program pemerintah, mungkin dengan cara komunikasi ini kan masih banyak aset-aset atau barang milik pemerintah Provinsi Lampung yang pengelolaannya ada di Kota Metro. Oleh karena itu kita ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Lampung yang sudah banyak memperhatikan,” ucapnya.
Tondi juga tetap meminta Gubernur Lampung untuk terus memperhatikan Kota Metro khususnya dalam pembangunan infrastruktur.
“Tetap saja ke depan kita memohon kepada Gubernur Lampung untuk tetap memperhatikan Kota Metro. Tadi sudah disampaikan mungkin ke depan bagaimana pengelolaan dan Raman selain juga perbaikan infrastruktur jalan-jalan yang mungkin belum terpenuhi di saat ini, walaupun saat ini sudah ada lima ruas jalan provinsi yang sudah dilaksanakan pembangunannya oleh pemerintah provinsi,” pungkasnya. (Adv/SA)











