Bandar LampungLampungPemerintahan

Gubernur Lampung Buka Pertemuan Nasional Ilmiah Tahunan XV Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial

51
×

Gubernur Lampung Buka Pertemuan Nasional Ilmiah Tahunan XV Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Acara Pertemuan Nasional Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial (PIT HOGSI) XV || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Acara Pertemuan Nasional Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial (PIT HOGSI) XV || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Program ini merupakan inovasi dalam rangka penurunan angka stunting, pemberian layanan kesehatan dan penyediaan produk kesehatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan obat, vitamin, dan lainnya bagi masyarakat di desa. Program tersebut bekerjasama dengan PT. Kimia Farma Apotek.

Tak hanya itu, kedepan Gubernur Arinal juga akan membangun Rumah Sakit berstandar Internasional.

Lanjut, Gubernur Arinal menyampaikan keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari derajat kesehatan masyarakat. Dalam hal ini terdapat beberapa indikator untuk menilai derajat kesehatan masyarakat, khususnya indikator kesehatan ibu dan anak, yaitu angka kematian ibu dan anak, usia harapan hidup, jumlah cakupan pelayanan kesehatan dan lain-lain.

Baca Juga  Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Lampung Tegaskan Komitmen K3 dengan Gelar Peralatan dan Personel Mitra Kerja

Hal ini selaras dengan tema yang diusung pada hari ini, yaitu Kecepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Gubernur Arinal Buka MTQ Provinsi Lampung ke-49 di Mesuji

Provinsi Lampung telah mengerahkan  berbagai  upaya  melalui program Lampung Ramah Perempuan dan Anak. Pemerintah Provinsi Lampung terus memperluas adanya desa ramah perempuan dan peduli anak di daerah itu untuk mendukung pemberdayaan perempuan.

“Pada Tahun 2023 Provinsi Lampung memiliki 30 desa percontohan ramah perempuan dan perlindungan anak,”
“Alhamdulillah, terkait penanganan stunting yang juga menjadi pembahasan pada pertemuan ini, pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sejak Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2022 menunjukkan tren yang positif, dari 27,28% di Tahun 2016, menjadi 18,5% di Tahun 2021, dan 15,2% di Tahun 2022. Pencapaian di Tahun 2022 ini menempati peringkat ke-3 provinsi dengan stunting terendah se-Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *