“Hal ini tentu akan menjadi kebanggaan bagi Provinsi Lampung, namun pencapaian ini jangan membuat kita cepat berpuas diri, masih ada target 14 persen yang perlu kita pastikan untuk kita capai di Tahun 2024,” imbuhnya.
Melalui perjumpaan kita pada hari ini, Gubernur Arinal mengajak Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial dapat memanfaatkan pertemuan ilmiah tahunan bagi pengembangan kapasitas diri dan organisasi, sehingga nantinya sebagai organisasi yang bergerak di bagian Obstetri dan Ginekologi, HOGSI kedepannya dapat mempersiapkan langkah solutif dan antisipatif dalam menjalankan perannya sebagai salah satu organisasi terandal dalam proses pembangunan bagi Indonesia, khususnya Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PP POGI, dr. Surahman Hakim, menyampaikan bahwa dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan, Perhimpunan Hogsi memiliki andil yang sangat besar,tidak hanya bagaimana mengurangi kejadian atau kematian akibat kanker serviks, bukan hanya menurunkan angka kematian bayi, tapi jauh lebih besar yaitu bagaimana kita menyiapkan generasi emas Indonesia.
Dimana Perhimpunan Hogsi memiliki kompetensi dan kemampuan yang luar biasa dalam hal profesional yaitu bagaimana pendekatan kolaboratif, pendekatan komprehensif, pendekatan humanis dalam menjawab pertanyaan tantangan kedepan.
Lanjut, Ia menuturkan bahwa Gubernur Arinal memiliki visi dalam pengembangan kesehatan dan pembangunan kesehatan di Provinsi Lampung.
“Ini merupakan tanggungjawab kita terutama teman-teman Perhimpunan Hogsi untuk bersama-sama mendukung pembangunan Provinsi Lampung,” jelasnya. (Rls/SA)











