“Tetapi menjadi salah satu poin penting dalam mendukung tercapainya keinginan masyarakat bukan sekedar menjadi juara tapi betul-betul masyarakat itu dapat menjaga kedisiplinannya agar semua dapat berjalan dengan baik dan nyaman,” sambungnya.
Tentunya pihaknya akan selalu mendukung sepenuhnya, namun sedikit disampaikan bahwa Kampung Tangguh bukan sekedar tangguh di bidang pangan.
“Memang yang terlihat nyata bidang pangan, dan kami tadi sudah membuktikan bagaimana perkembangan di bidang yang sangat berpengaruh terhadap ekonomi dengan adanya contoh seperti panen cabe, panen jamur sudah dilaksanakan jauh hari. Itu menunjukkan ketangguhan yang sederhana namun jangan lupa dalam ketangguhan itu juga harus didukung juga ketertiban masyarakat,” bebernya.
Lebih lanjut Danrem menyampaikan bahwa yang menjadi penekanan, Babinsa, Babinkamtibmas bisa dilibatkan guna meningkatkan siskamling pada saat kapanpun.
Bukan hanya saat malam hari dan pagi tetapi perlu juga diperhatikan menumbuhkan kemampuan di dalam ketahanan pangan di dalam sikap mental termasuk pendapatan, penerapan protokol kesehatan berkaitan dengan topik.
“Di sini kami informasikan kembali bahwa Provinsi Lampung dalam hal penanganan pandemi Covid-19 menduduki peringkat nomor 1 itu. Ini merupakan hasil kerjasama kita semua, kerja keras kita semua, termasuk masyarakat dan saat ini kita akan memasuki atau sudah memasuki era New normal sebagai peringkat satu dan bukan berarti tidak memperhatikan protokoler kesehatan,” tegas BrigjenTNI Toto Jumariono S.S.M.I.Kom. (Rls/FO)











