5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Dampak dari tidak keluarnya visa haji furoda membuat pelaku usaha travel haji dan calon jamaah haji tahun 2025 gigit jari.
Hal tersebut dikarenakan ada kebijakan dari Kerajaan Saudi Arabia (KSA) hanya mengeluarkan visa furoda untuk jalur undangan.

Samie Sungkar selaku Direktur Utama dari Travel Umrah dan Haji Al Sungkar Lampung mengatakan, ada sejumlah travel yang masih mendapatkan visa Haji Furoda.
“Ada beberapa yang keluar, tapi itu juga travel yang mempunyai kedekatan atau yang punya track record yang baik dalam pelaksanaan haji furoda,” terangnya.
Lebih lanjut, Samie mengajak agar masyarakat beralih ke program Haji Plus yang sudah pasti keberangkatannya.
“Salah satu kekurangan haji furoda itu ya seperti yang saat ini terjadi, semua tergantung kebijakan KSA. Makanya saya selalu menganjurkan calon jamaah yang menggunakan jasa travel Al Sungkar untuk mendaftarkan Haji Plus,” katanya.
Menurutnya, jika menggunakan Haji Plus calon jamaan haji sudah diberikan tanggal dan kepastian keberangkatannya karena masuk kuota haji pemerintah.
Dampak dari kebijakan KSA terkait haji furoda ini membuat sejumlah pelaku usaha travel umroh dan haji rugi ratusan juta.
“Tentunya dari teman-teman pelaku usaha travel ini mengalami kerugian hingga ratusan juta. Karena mereka sudah memesan tiket sampai akomodasi hotel,” bebernya.
Dengan kebijakan KSA tersebut, diperkirakan ada pembatalan tiket pesawat dan hotel. Untuk mekanisme pengembalian atau refund, itu dikembalikan ke kebijakan instansi masing-masing.
“Ada hotel atau maskapai yang mempunyai kebijakan refund, tapi itu juga belum tentu semua tergantung dari kebijakan masing-masing,” pungkasnya.





