Zona Muslim

Apa Hukum Karma Menurut Islam? Simak, Ini Penjelasannya!

67
×

Apa Hukum Karma Menurut Islam? Simak, Ini Penjelasannya!

Sebarkan artikel ini
hukum karma menurut Islam
Ilustrasi Hukum Karma Menurut Islam || Photo by PublicDomainPictures on Pixabay || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Hukum karma menurut Islam masih sering dipertanyakan oleh umat muslim. Perlu diketahui, istilah karma sendiri cukup populer dalam kehidupan sehari-hari di mana dianggap berkaitan dengan hukum sebab akibat.

Lalu, apakah agama Islam menjelaskan bahwa hukum karma benar adanya? Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hukum karma menurut ajaran agama Islam, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.

Bagaimana Hukum Karma Menurut Islam?

Dalam Islam, saat seseorang berbuat baik, maka akan menghasilkan suatu kebaikan. Sebaliknya, ketika melakukan tingkah laku buruk, tentu bisa mendapatkan sebuah keburukan juga. Akibat dari perbuatan manusia selama di dunia terkadang bisa dirasakan dan serupa dengan karma.

Allah SWT berfirman, Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali ke jalan yang benar”. (QS. As-Sajdah 32:21)

Pengertian dari karma umumnya berasal dari ajaran agama Budha dan Hindu. Arti dari karma adalah segala perbuatan yang dilakukan akan memiliki akibat pada pelaku di masa berikutnya. Tindakan buruk saat ini akan berakibat keburukan di masa depan begitu pula perilaku baik.

Berdasarkan pengertian tersebut, diketahui bahwa hukum karma bukan berasal dari ajaran agama Islam. Karena itu, Islam tidak mengenal adanya hukum karma. Satu hal yang penting, yakni setiap perbuatan baik akan menerima balasan tak terkecuali perilaku buruk.

Dalam QS. Al-Isra’ ayat 36 Allah SWT berfirman, “Dan janganlah engkau mengikuti apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawaban”.

Dari penjelasan ini, dapat disimpulkan jika dalam aqidah Islam tertulis jika perbuatan baik bisa mendapatkan balasan yang berkali lipat. Sementara saat melakukan perbuatan jahat, maka balasan yang diterima akan setimpal.

Adakah Cara Memutus Karma dari Seseorang?

Percaya dengan karma sudah jelas tidak diperbolehkan dalam Islam. Namun, saat melakukan perbuatan buruk terhadap orang lain, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar mendapatkan ampunan dari Allah SWT, di antaranya:

  • Intropeksi diri, biasanya bisa dilakukan dengan memikirkan kembali apakah pernah melakukan kesalahan kepada orang lain atau membuat seseorang merasa sakit hati.
  • Minta maaf, cobalah untuk menghubungi orang yang mungkin pernah merasa sakit hati untuk mengakui dan meminta maaf.
  • Berdoa, jika sudah sadar akan kesalahan segera memohon ampun kepada Allah SWT serta meminta keberkahan dalam menjalani hidup.
  • Lakukan sholat taubat nasuha, biasanya dibutuhkan agar mendapatkan pengampunan dari Allah SWT dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *