Sementara itu, Lurah Panjang Selatan, Hermawan, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PLN dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama Kelurahan Panjang Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN UID Lampung atas bantuan yang kami terima dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan bencana ini,” ungkapnya.
“Banyak ilmu yang diterima oleh masyarakat dan para pamong kelurahan, sehingga kami lebih siap mengantisipasi jika terjadi bencana serupa di Panjang Selatan,” sambungnya.
Pihaknya juga berterima kasih atas penyediaan alat-alat pencegahan bencana. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat untuk keselamatan masyarakat kami. “Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas sosialisasi dan bantuan yang telah diberikan,” ujar Hermawan.
Program TJSL ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Khususnya poin 11.5 tentang kota dan pemukiman yang berkelanjutan dimana mengurangi secara signifikan jumlah korban jiwa, masyarakat terdampak, serta kerugian ekonomi akibat bencana, termasuk bencana terkait air, hingga tahun 2030.
Fokus utamanya adalah melindungi masyarakat miskin dan kelompok rentan dari risiko kejadian ekstrem akibat perubahan iklim, guncangan sosial, maupun bencana lingkungan.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi, prosedur evakuasi, serta pemanfaatan peralatan keselamatan yang telah diserahkan.
Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang lebih tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana. (Rls/SA)











