“Kelistrikan Subsistem Lampung per Juni 2023 ini masih surplus sebesar 139 Megawatt atau setara 12,6 persen dari daya mampu,” tutur Saleh Siswanto.
Untuk memastikan kesiapsiagaan, Saleh Siswanto menginstruksikan agar seluruh personel bersiaga dan bersinergi dengan berbagai pihak.
“Saya minta kepada pasukan yang berada di lapangan untuk merespon baik seluruh permohonan masyarakat. Kita hadir dimana masyarakat butuh keberadaan PLN,” kata Saleh Siswanto.
Selain itu, sebagai kesiapan di sisi material dan perlatan pendukung, PLN UID Lampung juga menyiagakan 19 unit genset, 27 unit Unit Genset Bergerak (UGB), 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dan 4 unit mobil crane guna menambah kesiapsiagaan.
Guna memperkuat pelayanan, PLN UID Lampung juga menyertakan 3 Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
“Pasokan listrik tidak padam jika pekerjaan pemeliharaan dilakukan oleh Tim PDKB, sehingga kehadirannya akan menambah kenyamanan di masyarakat,” jelas Saleh Siswanto.
Layanan untuk pengguna kendaraan listrik pun tak ketinggalan. Saleh Siswanto memastikan semua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang beroperasi dalam kondisi baik.
“Terdapat 5 titik SPKLU yang beroperasi di Lampung, diantaranya SPKLU Rest Area Km 49A, Km 172A, Km 20B, Km 163B dan SPKLU El’s Coffee and Roastery Bandar Lampung yang bisa disambangi pengguna kendaraan listrik saat membutuhkan pengisian ulang daya pada kendaraannya,” ujar Saleh Siswanto. (Rls/SA)











