Untuk mendukung pengamanan kelistrikan, PLN UID Lampung mengerahkan 1.468 personel, terdiri atas 157 personel PLN serta 1.311 personel tenaga alih daya dan mitra kerja. Kesiapsiagaan tersebut diperkuat dengan 83 unit peralatan pendukung, 175 kendaraan operasional, serta material cadangan gangguan yang disiapkan dalam jumlah memadai.
“Kami memastikan seluruh sumber daya siap dan berada pada titik-titik yang telah ditentukan. Personel, peralatan pendukung, kendaraan operasional hingga material cadangan gangguan telah disiagakan agar setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat,” tutur Noer.
PLN UID Lampung juga menyiagakan 106 Posko Siaga Distribusi serta 9 Posko Siaga ICON+. Pengamanan kelistrikan diperkuat pada 22 lokasi prioritas, meliputi kantor pemerintah daerah, instansi terkait, serta pusat-pusat pelaksanaan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung.
Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Sebanyak 90 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi turut disiagakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama momentum peringatan kemerdekaan.
Noer menegaskan, kesiapsiagaan tersebut menjadi wujud komitmen seluruh insan PLN dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung pemerintah dan masyarakat Lampung menyukseskan peringatan kemerdekaan.
“Semangat kemerdekaan menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Seluruh insan PLN UID Lampung siap mengawal kelistrikan agar rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, lancar, dan khidmat dengan dukungan listrik yang andal,” tandas Noer. (Rls/SA)











