“Ke depan, fasilitas olahraga publik harus kita dorong, tidak hanya di Bandar Lampung, tetapi di seluruh kabupaten dan kota. Masyarakat punya hak untuk hidup sehat,” tegasnya.
Mirza mengapresiasi tema yang diusung yaitu Justice karena dinilai sarat makna. Ia menyebut, kegiatan tersebut menjadi simbol perjuangan dalam mewujudkan keadilan.
“Justice Run mengingatkan kita bahwa perjuangan untuk keadilan itu seperti berlari membutuhkan stamina, konsistensi, dan arah yang jelas. Meskipun kadang lelah, selama tujuannya benar, kita harus terus melangkah,” ujarnya.
Menurutnya, semangat keadilan harus dekat dengan masyarakat dan dapat dirasakan oleh semua lapisan. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter masyarakat.
“Membangun daerah bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kejujuran, dan kebersamaan,” ucap Mirza.
Terakhir, Gubernur berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Semangatnya harus dibawa pulang ke lingkungan masing-masing, ke tempat kerja, komunitas, dan kehidupan sehari-hari,” tandasnya.
Kegiatan ini diikuti para peserta dari berbagai kalangan dan daerah di Indonesia, dengan kategori lomba 10K dan 5K untuk umum, serta 5K untuk pelajar. (Rls/SA)











