“94% kondisi pascagempa rusak berat, kami tidak dapat membayangkan bagaimana kami akan membangunnya kembali, Alhamdulilah dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari PMI Lampung dan masyarakat Lampung, perlahan-lahan kami kembali semangat untuk membangun kampung kami kembali,” tuturnya penuh haru.
“Bahkan Madrasah Miftahul Ulum yang dibangun dengan dana hasil donasi masyarakat Lampung ini kami berikan ornamen Siger di atas namanya, sebagai tanda pengingat kami pada kebaikan masyarakat Lampung,” sambungnya.
Usai diresmikan, Madrasah yang juga sekaligus menjadi Balai Pertemuan warga tersebut diserahkan oleh Ketua PMI Lampung Riana Sari Arinal kepada Kepala Desa Benjot, Kampung Dadap Jajar Sopyan Sori. Riana Sari Arinal juga kembali menyerahkan bantuan sejumlah uang untuk sarana prasarana madrasah.
“Apalagi yang masih kurang pak untuk madrasah, jika memang masih ada yang dibutuhkan bisa koordinasi dengan PMI ya pak ya,” ucapnya.
Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal pada kesempatan tersebut hadir bersama Wakil Ketua PMI Provinsi Lampung Rudi Syawal Sugiarto, Sekretaris Fitrianita Damhuri, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Budhi Darmawan, Kepala Markas Arys Suharyanto, serta segenap pengurus PMI Provinsi Lampung lainnya.
Usai kegiatan Riana Sari Arinal beserta rombongan juga bercakap-cakap dengan warga Desa Benjot untuk memberikan dorongan serta semangat kepada warga setempat agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi bencana.
“Yang tabah ya ibu, yang kuat, insya Allah anak ibu akan menyambut ibu di syurga, yang penting ibu sekarang jaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalani hidup,” tutur Riana Sari Arinal sambil memeluk salah satu ibu yang anaknya menjadi korban gempa dan tanah longsor. (Rls/SA)











