5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Keutamaan dzikir pagi petang cukup banyak sehingga penting untuk diketahui oleh umat muslim. Ya, dzikir sendiri merupakan cara paling mudah untuk mendekatkan diri dan meminta perlindungan kepada Allah SWT.
Perlu diketahui, dzikir pada waktu pagi dan petang memiliki keistimewaan dibandingkan waktu lainnya. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dari melakukan dzikir pagi petang, yuk simak ulasan berikut.
Apa Saja Keutamaan Dzikir Pagi Petang?
Keutamaan dari dzikir pagi petang terdapat dalam firman Allah SWT pada QS. Al-Ahzab ayat 42 yang berbunyi, “Wa sabbihuhu bukrataw asila”. Arti dari ayat ini adalah “Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang”.
Rasulullah SAW pun menyebutkan bahwa dirinya sangat menyukai berdzikir di waktu pagi dan petang. Adapun beberapa manfaat dan keutamaan dari dzikir pagi dan petang yang perlu diketahui, antara lain:
1. Dilimpahkan Kasih Sayang Oleh Allah SWT
Keutamaan dari dzikir pagi petang yang pertama, yaitu mendapatkan limpahan kasih sayang dari Allah SWT. Hal ini dikatakan dalam QS. Al-Ahzab, bahwa Allah SWT memerintahkan kepada manusia untuk bertasbih kepada-Nya setiap pagi dan petang.
Seorang muslim yang senantiasa berdzikir berarti selalu mengingat dan mencintai Allah SWT dalam keadaan apapun. Apabila seorang hamba mencintai-Nya, maka Allah SWT akan memberikan kasih sayang melebihi apa yang dibayangkan.
2. Dijauhkan dari Gangguan Jin
Salah satu keutamaan dari membaca dzikir pagi dan petang adalah dijauhkan dari gangguan jin. Apabila dibaca saat pagi hari, maka seorang muslim akan terjaga dari gangguan jin hingga sore hari tiba.
Sementara itu, jika membaca dzikir di sore hari, maka akan terjaga dari gangguan jin sejak petang hingga pagi hari. Menurut Ibnu Qayyim, dzikir pagi petang diibaratkan sebagai baju besi di mana semakin banyak lapisan lempengnya, maka senjata tidak akan bisa menembus pemakainya.
3. Menjadi Penghuni Surga
Dzikir yang dibaca pagi dan petang bisa menjadi jalan bagi seorang hamba untuk masuk ke surga-Nya Allah SWT. Terlebih lagi, jika dzikir pagi dan petang ini dilafalkan dengan penuh penghayatan dan ikhlas dalam diri.





